Minggu, 15 April 2012

Tips memilih tontonan yang baik untuk anak


Tips Yang bermanfaat lagi nih :))
^^ 
*_* ()_()
Dalam menentukan film yang akan dilihat oleh anak-anak kita di rumah sebaiknya kita jangan asal-asalan karena salah memilih bisa menyebabkan dampak yang kurang baik pada perkembangan mental anak kita. Jangan samakan kita dengan anak kita, karena anak belum 100% bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk bagi dirinya dan orang lain di sekitarnya.
Berikut di bawah ini adalah tips dan trik yang dapat anda tarapkan saat memilih/membeli tontonan untuk anak dalam bentuk format apapun baik itu vcd, dvd, bd, dan lain sebagainya :
1. Lihat Siapa Saja Yang Boleh Menonton
Di label film original akan terlihat penilaian dari badan sensor negara yang menentukan siapa-siapa saja yang boleh melihat tayangan film tersebut. Bisa semua umur, remaja dan dewasa. Jangan melanggar label penilaian tersebut agar anak kita selamat dari pengaruh negatif film. Bisa saja film anak-anak tetapi rating di bungkus kemasan filmnya untuk remaja atau untuk orang dewasa, sehingga anak-anak kita dilarang untuk mengkonsumsinya.
2. Survey Informasi Produk Di Internet dan Tanggapan Masyarakat
Jangan malas untuk mencari informasi sebelum membeli sesuatu. Di internet banyak sekali info-info berharga tentang suatu produk yang ada di pasar indonesia dan luar negeri. Kita bisa mengetahui beragam penilaian orang tentang suatu film apakah baik atau buruk, berkualitas atau tidak berkualitas, layak beli atau tidak, boleh untuk anak-anak atau tidak, dan lain-lain.
3. Harga Mahal Tidak Selalu Pasti Bagus Untuk Anak-Anak
Jangan terkecoh dengan harga, karena film yang harganya mahal belum tentu lebih baik daripada film yang harganya murah meriah. Biasanya harga film vcd atau dvd bisa mahal karena film baru, film dari perusahaan tertentu, film dengan edisi spesial, film luar negeri (impor), film dengan kemasan bagus/unik, dan lain sebagainya.
4. Tonton Dulu Sebelum Diberikan Ke Anak
Untuk keputusan terakhir boleh tidaknya suatu film dilihat oleh anak-anak kita adalah dengan menyaksikan sendiri. Kita pahami dan kita nilai sendiri apakah nilai-nilai yang dibawakan film tersebut baik untuk anak atau tidak. Film yang tidak menarik juga bisa dijadikan dasar ketidaklayakan menjadi tontonan anak, karena hanya buang-buang waktu anak kita saja.
5. Waspadai Sisipan Trailer Film Lain
Jangan kaget jika sebelum menonton film utama maupun setelahnya disisipi oleh cuplikan film-film yang tidak layak disaksikan anak-anak karena itu sudah biasa di film indonesia. Yang dapat kita lakukan adalah dengan memegang kendali penuh atas media film tersebut dan selalu mendampingi anak saat menonton, sehingga kita langsungkan ke film utama tanpa melihat trailer film yang lain. Cara lainnya yaitu dengan melakukan editing film dengan membuang trailer film lainnya dan yang pasti tidak mudah dilakukan oleh orang-orang yang tidak ahli di bidang ini.
^^
Yang paling baik adalah dengan selalu mengawasi tontonan anak kita baik dari siaran televisi maupun dari media penyimpanan tontonan. Sebagai orang tua kita harus dapat menyaring mana yang boleh dan mana yang tidak boleh dilihat oleh anak-anak kita. Jika ada yang tidak baik dan terlanjur tertonton oleh anak-anak kita, maka kita harus segera memberi penjelasan agar anak-anak tidak terpengaruh oleh pengaruh buruk yang baru saja mereka lihat.
Source : Organisasi.org

Tidak ada komentar:

Posting Komentar